RSS

Laman


Cinta ?
Sejenak aku berpikir apa itu cinta.
Pahit , manis, asam asin, setiap orang memiliki kisah yang berbeda dalam cintanya.
Seperti yang pernah aku baca, hakekat cinta itu adalah memberi.
Memberi pengorbanan, memberi kebahagiaan walaupun dalam kesedihan.
Cinta itu memberi dengan tulus dan ketenangan jiwa
Tapi terkadang aku bingung
kalo cinta itu diperhitungkan?
kalo cinta itu menuntut balasan?
Apa itu cinta?
Dimana peran hati yang merasakan cinta?

HAHAHAHA sedikit mengguyarkan iman orang-orang yang lagi berkisah cinta
#justshare

deadline

Deadline kill me!

Banyak yang bilang deadline itu motivasi yang kuat. Benar! Aku meyakini itu.

Deadline? Deadline apa sih?

Aku sekarang sedang berada di semester 7 perkuliahan, dan bisa dibilang mahasiswa tingkat akhir.
Aku sekarang mempersiapkan proposal penelitian yang udah hampir setahun aku terbengkalaikan. Bukan bermaksud untuk lalai, tapi aku gak ngerti sama sekali apa yang mau ditulis.
Setelah banyak membaca, sekarang tiba saatnya aku fokus dan tahu apa yang akan aku lakukan.
Tahap demi tahap aku lakukan dari ajukan judul, ngurus surat, bla-bla-bla .
Tapi aku gak nyangka bakal mengalami hal seperti ini, masalah. Aku merasa pada saat seperti ini kenapa begitu banyak masalah yang terjadi, surat bermasalah, tempat penelitian yang ditolak dan lainnya. Tidak jarang juga tekanan-tekanan lain. Pikiran iri sering menghantui, kenapa orang-orang dengan mudahnya menyelesaikan penelitian mereka. Kenapa aku tidak seperti mereka?

Down

Sempat berpikir untuk tidak melakukan semua tapi semua akan semakin berat jika tidak diselesaikan.  Bersyukur aku mempunyai orang tua dengan pondasi agama yang kuat, sehingga senantiasa mendengar keluh kesahku kemudian menasehati aku, menuntun aku menyelesaikan masalah.
Tapi tekanan terkadang terjadi lagi, hanya ada dua pilihan meneruskan atau melepaskan?

Sahabat atau pacar?

Memilih antara sahabat atau pacar itu merupakan hal yang berat seperti hidup atau mati. Tapi bagaimana jika itu terjadi ?
Pacar adalah orang yang kita sayangi, seperti layaknya menyayangi diri sendiri sedangkan sahabat adalah orang yang kita sayangi juga dan selalu ada buat kita, dalam suka maupun duka, dan tidak ada namanya mantan sahabat.
Pilihan berat memang, tapi kadang itulah hidup.
Pernah aku membaca suatu kutipan seperti ini “ if you get something , you will lost something”. Jika kamu mendapatkan sesuatu, kamu akan kehilangan sesuatu.
Jadi jika aku pilih sahabat maka aku kehilangan pacar dan begitu sebaliknya.
Sebenarnya pacar dan sahabat tidak sedang bertikai, Cuma mereka adalah orang yang memiliki tipe yang berbeda, dan aku berada diantara keduanya. Akulah yang menyebabkan situasi ini. Aku memiliki sifat keraguan dan plin-plan yang tinggi (kata orang-orang). Jadi aku susah memutuskan sesuatu. sebenarnya sih aku lebih kepada takut gak enak hati. Misalnya gini, sahabat aku ngajak pergi ke A, lalu aku mengiyakan ajakan tersebut, kemudian pacar ngajak ke B karena sesuatu aku diharuskan pergi dengan pacar.  Kemudian sahabat tinggal. Dan begitu juga sebaliknya.
Disini kesalahan aku, bukan karena sahabat, bukan karena pacar. Aku gak bisa nolak salah satu ajakan dari mereka, ya mungkin aku memang ingin sekali mengikuti keduanya makanya aku tidak bisa menetapkan sesuatu. Atau kadang aku pikir gini, “gk enak nolak kan, gapapa sekali-kali pergi sama sahabat” atau “gk enak nolak, kan udh janji mau pergi sama pacar”. Makanya aku mengiyakan kedua ajakan tersebut.
Semua kesalahan itu pada aku! Kenapa aku tidak bisa membagi waktu untuk mereka, sehingga waktunya berantakan dan kenapa aku membuatnya seolah mereka bertikai sehingga mereka benar-benar saling tidak suka. Kenapa?
Sedih, itulah hal yang aku rasakan jika di posisi itu.
Terkadang aku berpikir, lebih baik aku melakukan segala sesuatu sendiri, tanpa mereka, sahabat atau pacar. Aku bisa menjalani hidup sendiri, mengejar masa depanku.
Tapi..
 aku sayang mereka