RSS

Laman

so embarrased moment, lumayan bikin nyengir :P

Hahahaha well, its time to happy or sad.. I don’t know :D

     First, suatu ketika aku dan uti pergi ke suatu toko buku yang terkenal (berinisial G) niatnya kami mencari majalah, yaya majalah yang sangat kami inginkan waktu itu. Kami datang kesana dengan manis dan karna aku membawa tas jadi aku menitipkannya pada abang2 penitipan tas. Abang pegawai tu lumayan cakeplah *kuq malah ngomongin abang itu . setelah di titip kami langsung ke TKP mencari majalah itu, setelah membongkar semua yang ada disana dan hasilnya nihil  pengen nangis rasanya, tapi apalah daya. Jadi dengan tampang lesu, kecewa, capek, kami pun memutuskan keluar dan mencari toko buku lain. Naaah, disaat keluar itulah terjadi, aku bertemu abang itu lagi, yeaaay :D. tapi ketika ingin mengambil barang yang dititipkan, dengan manisnya aku memberikan kartu atm bukan kartu penitipan, lalu si abang bilang “kartunya salah dek” aku yang lagi lola, jadi lama sadarnya karena galau gag dapat majalah dan terpesona dengan si abang HAHA, dan setelah sadaaarr waaaa betapa malunya aku didepan abang cakep itu haha, dan reflex aku jongkok (ntah kenapa ini) sembunyi di balik meja itu, saking malunyaa.. setelah barang titipan didapat aku lari sekencang-kencangnya *lebay.


Selanjutnyaa, masih kejadian memalukan. Arrrghh..   
      Waktu itu aku dengan teman aku uti, haha masih orang yang sama dengan niat yang sama, yaa mencari majalah. Kami pergi ke salah satu mall di Pekanbaru tujuannya hanya toko buku, bukan untuk shoping, jalan-jalan, atau cuci mata. Kami sudah bosan dengan itu makanya nyari toko buku aja (padahal jarang banget ke mall). Karena jarang ke mall itu maka kami tidak tahu dimana parkir kendaraan, jadi kami memutuskan untuk parkir di luar. Setelah parkir kami langsung masuk ke TKP, yaaa toko buku itu, kami juga tidak tahu dimana toko buku itu makanya kami mencari-cari dan ternyata terletak di lantai 3 , horeee.. setelah menaiki escalator dan saat detik detik sampainya kami di toko buku, temen ku uti merasa aneh yaaa , tahu kenapa? Karena kunci mobi(re:motor biru) masi di mobi, maka dengan kecepatan supersonic uti langsung lari, menuruni tangga escalator satu per satu mencari mobi, dan tahukah kalian ? mobi itu berada di pinggir jalan raya. Yaps dengan mudahnya orang bisa membawanya, maklum kami baru pertama kali ke mall itu jadi kami gag tau dimana masuk parkiran mall, mending parkir di luar aje. Hihi :D Ntah apalah pikiran orang tentang kami (mungkin lari itu di lapangan bukan di mall). Aku gag bisa ngebayangin kami waktu itu, haha . lari kayak dikejar setan, yaa maklum yang ada di pikiran kami kalo mobi hilang :
1. Nanti kami pulang gimana ? 
2. Apa yang mau dibilang sma bapak n ibuknya uti ? 
3. Dimarahi karena tidak parkir di parkiran mall
disaat panic yang luar biasa itu kami gag punya malu, semua rasa malu hilang , hilang dengan kencangnya angin akibat kami lari :P dan ketika sampai di tempat mobi berdiri untunglah kunci dan mobinya masih ada, kami langsung bahagia dan melanjutkan pencarian majalah dengan memasuki mall kembali dan menuju lantai 3 *jauhnyaa .
nii aku ama mobii :D

Naah, ini juga memalukan ..
      Waktu itu hari ulang tahun aku 25032011 aku yang lagi galau karena merasa sepi dan bosan di kosan seharian, uti (lagi lagi orang yg sama) mengajak aku keluar sore itu, kami juga sering JJS an, biasanya keliling kampus cuci mata liat orang main futsal, ato jogging , ato duduk di dekat butterfly bridge menanti sunset sambil menonton jutaan orang pacaran *lebay . Nah, sebelum kami melakukan semua kegiatan itu si Uti mengajak aku makan gorengan terlebih dahulu, gorengan dekat foto kopi *lupa nama tmpt fotokopian itu , jadi mobi kami parkir di tmpat foto kopi. Setelah parkir kami langsung ke TKP membeli gorengan dan melahapnya disana, setelah puas kami pun mengunjungi mobi. Disinilah awal kejadian memalukan itu, aku waktu itu yang dapat giliran mengendara mobi, jadi aku yang mengambil dia dari tempat dirinya (re:mobi) berada . disaat aku mulai mengeluarkan mobi dr parkiran itu, aku mengatrek (re:memundurkan) mobi supaya dengan mudah keluar, dan tahukah ? karena waktu itu aku mengeluarkan tenaga ekstra dan aku tidak menyadari di belakang mobi ada tong sampah gede (drum minyak yg dijadikan tempat sampah) . aku menabrak dan menjatuhkan tong sampah itu, HAHA uti langsung ketawa, abisnya gag elit banget nabrak tong sampah . 
Untung tong sampahnya kosong dan sepertinya tidak begitu banyak yang melihat padahal rasanya disana rame banget, tahulah binkrid gimana ramenya .. karena merasa malu aku langsung tancap gas dan lari meninggalkan tempat tersebut, HAHAHAHA gag lagi dech nabrak yang begituan 

Hahha its so fun I think, and make me laugh if I read it , how about u ?